The first 3rd year…

Seeing something’s weird on the title?
I did.

Aneh jika aku sekarang ada di sini, tidak sendiri..melainkan kamu temani.
3 tahun pertama kita, Sayang.

Jujur, aku terkikik tiap kali mendatangi lagi tempat yang pernah kita datangi..atau hari yang pernah kita lalui..atau tangis yang pernah aku luapkan..atau marah yang tak pernah kamu tunjukkan..atau tertawa yang selalu kita tertawakan..atau cinta yang banyak orang ragukan…

Aku tidak pernah bisa menemukan alasan lain Tuhan mempertemukan kita selain untuk menjodohkan kita. Ya, aku kelewat bahagia dan angkuh mengatakannya, tapi bahkan kita berdua bingung, kan?


3 tahun pertama kita, Sayang.
Semoga kelak ada 30 tahun pertama kita, atau 60 tahun pertama kita.
Dan ya, kamu akan selalu jadi yang pertama buatku..aku memilih kamu jadi yang pertama buatku..dan membiarkanmu menjadikanku yang terkahir.

Terima kasih, Mas. ♥

"Jodoh itu bukan soal yang pertama, kedua, dst..tapi bagaimana semesta ini melindungi, menciptakan “kebetulan”, dan merestui tanpa jeda."
"Like i said before, can we just met in present and future? Throwing all of our pasts, laughing at them, and be a good lover to each other."
"See how this distance’s trying to destroy us? But God would never let it happened? The universe conspired to our fusion, we’ve to survive."
"Ini adalah bukan tentang siapa kamu atau siapa aku, tapi tentang saling merasuki jiwa sehingga ada kata “kita”"
"Aku tahu, kelak kita akan saling mengelus kaki, berpelukan mengawali malam, berpandangan, lalu tertidur karena keletihan tertawa"

Tolong aku, Tuhan

Tolong aku, aku jatuh cinta, Tuhan…
Bagaimana aku bisa tidak mencintainya sementara semesta ini berkonspirasi untuk membuatku bersamanya?

Tolong aku, aku jatuh cinta, Tuhan…
Bagaimana bisa aku tak merasakan rahmatMu turun ke hatiku saat ia hadir tepat saat ku mengucap Aamiin?

Tolong aku, aku jatuh cinta, Tuhan…
Bagaimana bisa aku tidak tertawa mengetahui bahwa selama ini ia tak jauh dariku? Dan mengetahui kenyataan bahwa kami hidup secara paralel?

Tolong aku, aku jatuh cinta, Tuhan…
Pada laki-laki ini..yang tak pernah sekalipun menyakitiku..yang tak pernah sekalipun berniat pergi dariku, dan bahkan mampu mengendalikanku tanpa menyentuhku..

Tolong aku, aku jatuh cinta, Tuhan…
Berikan aku nafas sekali lagi dan selama mungkin..aku ingin hidup bersamanya

(Source: haydensgotyou, via makeupfever)